Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Alat Apa Aja sih yang Dibutuhkan untuk Menggambar Digital?

alat menggambar digital

Kemarin saya baru mencoba fitur baru dari Google yang bernama Google Question Hub. Fitur ini fungsinya adalah untuk mengumpulkan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan netizen pada mesin pencari Google, dan Google tidak bisa menjawabnya karena memang tidak ada konten yang membahas hal tersebut.

Nah, di Question Hub itu aku nemuin beberapa pertanyaan senada tentang alat yang digunakan untuk menggambar digital. Padahal topik seperti ini tentunya basic sekali dan anehnya, di jagad internet Indonesia belum ada konten yang relevan untuk menjawab pertanyaan tersebut.

Dari situlah ide untuk bikin konten ini muncul. Sesuai dengan visi misi blog ini untuk sharing pengalaman saya pribadi sekaligus memberi edukasi tentang dunia desain dan seni digital, berikut ini saya persembahkan beberapa rekomendasi saya untuk menjawab pertanyaan “Apa saja alat yang dibutuhkan untuk menggambar digital?”:

1. Komputer/Laptop

Jika kalian adalah tipikal orang yang lebih suka menggambar di rumah, maka PC adalah pilihan terbaik karena faktor harga yang lebih murah dibanding laptop dengan spesifikasi yang setara. PC juga upgradeable, sehingga ketika kalian merasa butuh spesifikasi yang lebih powerful, kalian bisa upgrade komponen-komponennya sesuka hati.

Namun jika kalian jarang berada di rumah dan punya mobilitas tinggi, maka laptop menjadi pilihan absolut. Tidak mungkin kan kalian kemana-mana sambil menjinjing PC kalian?

Adapun hal-hal yang harus diperhatikan dalam memilih PC/laptop untuk kebutuhan menggambar digital yaitu:

  • RAM

RAM 4 GB saja sudah cukup jika hanya digunakan untuk menggambar. Namun beda cerita kalau kalian tipe boros layer. Karena semakin banyak layer yang digunakan, maka semakin besar pula beban yang harus ditanggung oleh RAM. Sehingga mungkin ram 4 GB menjadi tidak cukup. Jika kondisinya seperti ini, kalian bisa upgrade RAM ke 8 GB atau lebih, agar kegiatan menggambar kalian tidak terhambat karena RAM yang overload.

  • Tingkat akurasi warna pada layar

    Ini juga sangat penting sih menurutku. Soalnya saya sendiri punya pengalaman buruk terkait hal ini. Laptop yang saya gunakan menggambar dulu punya tingkat akurasi warna yang buruk, sehingga ketika saya mengekspornya dan coba melihatnya di layar hp, ternyata warnanya berbeda jauh dari warna yang saya inginkan. Padahal tadinya lihat di layar laptop udah cakep banget. Walhasil, saya jadi harus mengedit lagi warnanya menggunakan Adobe Lightroom.

    Untuk mengukur akurasi warna layar, bisa dilakukan dengan cara mengecek rating sRGB-nya. Semakin tinggi rating-nya, maka warna yang diproduksi oleh layar tersebut akan semakin akurat.

    2. Pen tablet (tablet gambar) yang terhubung dengan komputer

    Sebenarnya bisa-bisa aja kalau kalian pengen menggambar menggunakan mouse, tapi apa kalian yakin bakalan sabar dan telaten? Kalau kalian gak yakin, mendingan beli pen tablet aja deh!

    Fungsi dasar dari pen tablet itu ibaratnya seperti pensil/pena dan kertas di dunia gambar tradisional. Dengan menggunakan pen tablet, kalian akan merasa lebih nyaman, cepat dan efisien dalam menggambar dibanding menggunakan mouse.

    Adapun pilihan pen tablet di pasaran sekarang sangat bejibun. Jadi kalian harus benar-benar cermat dalam memilih pen tablet yang paling worth it sesuai budget yang kalian miliki.

    Pen tablet sendiri ada dua jenis, yakni:

    1. Tipe display tablet: kalian bisa langsung menggambar di layar pen tabletnya. Contohnya seperti Wacom Cintiq.
    2. Tipe pen tablet biasa: kalian menggambar di tabletnya namun hasil gambar kalian tampilnya di layar komputer, jadi kalian gak bisa langsung menggambar di tabletnya. Contohnya seperti Wacom Intuos.
    Menurut versi saya, peringkat rekomendasi pen tablet berdasarkan brand-nya adalah sebagai berikut:

    • Wacom

    Kayaknya gak bisa disangkal kalau sampai saat ini brand Wacom masih menjadi penguasa di pasar digital art tool. Produk-produknya memang terbukti bandel dan berkualitas. Tapi sudah menjadi kaidah umum "ada harga ada rupa", produk Wacom terhitung mahal jika dibandingkan dengan rival-rivalnya.

    Saya pribadi mengawali karir di dunia ilustrasi berbekal Wacom Intuos CTL-490 yang merupakan produk termurah dari Wacom saat itu. Kalau sekarang, Wacom memberi opsi lagi untuk harga yang lebih terjangkau (gak sampai sejutaan kalau gak salah) dengan hadirnya One by Wacom.

    Kalau kalian mau yang pasti-pasti dan gak mau ambil resiko, ya Wacom jawabannya!

    • Huion

    Dari sekian banyak review tentang pen tablet yang pernah saya tonton di Youtube, sepertinya semua reviewer sepakat kalau Huion adalah brand alternatif terbaik dari Wacom.

    Jika dibandingkan dengan Wacom, Huion menawarkan produk yang lebih murah dengan kapabilitas yang lebih baik. Mungkin yang kurang dari Huion ya build quality-nya saja yang kurang terlihat premium.

    • XP-Pen

    Emmm, mau komentar apa ya tentang XP Pen ini?
    XP Pen ini kayaknya 11-12 sih sama Huion dalam hal harga, kualitas dan kapabilitas yang ditawarkan. Meskipun saya prefer ke Huion sih sebenarnya.

    3. All in one tablet

    Ini adalah opsi buat kalian yang super mobile. Pengennya bisa gambar kapanpun dan dimanapun. Dengan bermodalkan AiO tablet, kalian bisa kok mewujudkan keinginan tersebut.

    Yang saya maksud dengan istilah All in One Tablet di sini yaitu tablet yang bisa langsung digunakan untuk menggambar tanpa butuh support dari komputer lagi.

    Dan untuk kategori AiO ini tentu saja saya sangat merekomendasikan iPad+Apple Pencil seperti yang sekarang saya gunakan. Ini udah the best sih kalo buat urusan gambar menggambar mobile, no complain at all! Pilihannya beragam, range harganya juga lebar, dan yang gak kalah pentingnya iPad tuh versatil. Buat kerja oke, multimedia oke, ngegame juga bisa libas habis game apapun.

    Barangkali kalian ada yang mikir, "Ah enggak ah, produk Apple kan mahal!". Come on, dude! Coba deh kalian riset tablet-tablet Android dan bandingkan dengan iPad di kelas harganya masing-masing. Pasti kalian gak akan bisa menemukan tablet Android yang bisa menyaingi iPad di kelasnya.

    Soalnya aku sendiri juga udah lama mencari dan menunggu tablet Android yang benar-benar worth it buat menggambar dan sampai sekarang belum bisa menemukannya. Yang ada ya produknya Samsung, Samsung Galaxy Tab yang mana harganya masih relatif mahal.

    Lalu barangkali kalian ada yang gak pengen pake iOS atau Android dan maunya pake Windows. It's ok! Pilihannya juga sebenarnya ada kok, namun referensi saya dalam kategori ini masih minim jadi saya gak bisa merekomendasikan produk apapun.

    4. Smartphone

    Kalau kalian gak punya PC/laptop, gak punya pentab ataupun AiO, smartphone adalah jawabannya. Dengan semakin canggihnya smartphone yang ada sekarang, menggambar di smartphone menjadi sangat memungkinkan. Kalian bisa menggambar langsung menggunakan jari ataupun dengan bantuan stylus pen.

    Saya juga pernah kok berada di fase menggambar menggunakan jari di iPad jadul saya. Namun lama kelamaan jadi males karena selain kurang nyaman juga kurang puas dengan hasilnya. Lalu saya pun membeli stylus. Menggunakan stylus pun ternyata masih kurang nyaman, soalnya stylus yang saya gunakan gak ada pressure sensitivity dan palm rejection-nya.

    Jadi smartphone ini adalah alternatif terakhir kalau kalian masih belum sanggup membeli device-device yang sudah saya sebutkan di atas.

    Oh iya, kalau kalian cuma punya smartphone dan punya uang lebih tapi belum cukup buat beli laptop, coba deh duit kalian itu diinvestasikan buat beli pen tablet yang support Android sekaligus Windows. Soalnya sekarang udah mulai banyak pabrikan yang rilis pentab yang support dua OS tersebut. Lalu kalau udah ada duit lagi, baru deh beli laptop dan gak perlu beli pentab lagi soalnya kalian udah punya pentab yang support Windows juga.

    5. Software

    Urusan software ini tentunya juga berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan dan media yang kalian gunakan untuk menggambar.

    Pastikan juga dalam kalian nyaman dalam menggunakan software tersebut. Karena percuma juga kalau software yang kalian gunakan itu mahal dan canggih dengan beragam fitur namun kalian tidak nyaman, tidak mencukupi kebutuhan kalian, sehingga kalian tidak bisa menggunakannya dengan optimal.

    Lalu bagaimana caranya mengetahui software yang paling cocok, nyaman dan sesuai dengan kebutuhan? Caranya ya kalian cobain saja gunakan satu per satu software gambar yang ada!

    Sebagian software menggambar digital untuk PC (Windows) sudah pernah saya bahas di artikel ini, jadi kalian bisa langsung cek saja postingan tersebut untuk lebih detailnya.

    Dna berhubung software untuk perangkat selain PC belum pernah saya bahas, maka sekarang saya akan membahasnya secara singkat saja agar tulisan tidak terlalu panjang.

    Pertama untuk platform Android, ini adalah software gambar yang saya rekomendasikan:
    • Ibis Paint X: gratis, in app purchase
    • MediBang Paint: gratis
    • Infinite painter: gratis, in app purchase
    • Autodesk SketchBook: gratis
    Sedangkan untuk iPhone/iPad kalian bisa pilih aplikasi berikut:
    • Procreate (iPad): Rp 149.000
    • Procreate Pocket (iPhone): Rp 75.000
    • Clip Studio Paint (iPad): trial 6 bulan, setelah itu berlangganan dengan harga yang variatif sesuai paket yang dipilih.
    • Infinite Painter (iPhone & iPad): gratis, in app purchase
    • MediBang Paint (iPhone & iPad): gratis
    • Ibis Paint X (iPhone & iPad): gratis, in app purchase
    • Autodesk SketchBook (iPhone & iPad): gratis

    Oke gaes, itu tadi makalah eh postingan buat kalian yang ingin mulai menggambar digital namun masih clueless dengan alat-alat yang dibutuhkan. Ingat, keterbatasan peralatan jangan dijadikan hambatan untuk berkarya karena justru kreativitas seringkali muncul berawal dari sebuah keterbatasan!

    Kalau kalian punya pertanyaan, pemikiran lain, ataupun kritik dan saran, langsung cuss aja kasih komentar di bawah ya!
    NOOV
    NOOV Ilustrator pengguna jutsu choju giga & Blogger pengguna otak kiri

    16 comments for "Alat Apa Aja sih yang Dibutuhkan untuk Menggambar Digital?"

    1. Wah makasih loh kak, aku jadi tau mau beli apa!.... Btw palm rejection itu apa?

      ReplyDelete
      Replies
      1. sama-sama bosku, senang bisa membantu ehe.
        palm rejection itu gunanya biar waktu menggambar pake pen, layarnya gak mendeteksi telapak tangan kita yang menempel di layar. soalnya kalo telapak tangan kita terdeteksi juga, nantinya bakal menimbulkan coretan-coretan yang tidak diinginkan.
        untuk lebih jelasnya, coba cari di youtube pake kata kunci "what is palm rejection".

        Delete
    2. Mau tny. Anak baru mau coba menggambar di laptop lenovo. Apa yg perlu dibeli agar bisa menggambar dilaptop?

      ReplyDelete
      Replies
      1. Lah itu kan jawabannya udah ada di postingan bosku 😅

        Delete
    3. mantap! terima kasih mas untuk insightnya :D saya baru akan memulai belajar menggambar digital hehe apakah ada rekomendasi video tutorial digital illustration bagi pemula?

      ReplyDelete
      Replies
      1. Yuhu semangat bosku!

        Kalo cari tutorial, lebih baik coba diraba lagi, pengen belajar gambar pake style apa dulu, lalu baru ubek² youtube...

        Delete
    4. Hai Kak, makasih banget ya, audah lumayan tercerahkan. All in one tablet ipad gitu kn banyak dg range harganya juga. Tp 2 buah rekomendasi yg pas buat budget di bawah 5juta ada kah dr kakak?

      ReplyDelete
      Replies
      1. Kalo ipad di range harga segitu, ipad 6 dan 7 bisa masuk tuh.

        Kalo android, huawei matepad mungkin bisa dicoba soalnya spek kayaknya udah mumpuni.

        Delete
    5. Mas mau nanya.
      Kalo anak sy mau cari pentablet yg bs dipakai drawing langsung di media tanpa hrs melihat ke layar monitor adakah yg rekomen dg budget sedangan?
      Tadinya dia pake wacom tp yg displaynya hrs lihat monitor shg dia tdk nyaman. Skrg dia pakai tablet samsung galaxy tp kurang nyaman juga katanya.
      Mohon infonya ya mas kalo ada pen tablet yg rekomen. Tks

      ReplyDelete
      Replies
      1. Budget sedang itu range nominalnya di kisaran berapa ya? Mungkin bisa lebih spesifik, soalnya kategori budget sedang untuk tiap orang kan beda-beda ya...

        Menurut saya pribadi yang sudah pernah merasakan menggambar langsung di layar dan tidak langsung, keduanya sebenarnya punya plus minus masing-masing.

        Kalo menggambar langsung di layar memang feel menggambarnya bisa lebih luwes dan natural, namun kalo sudut layarnya terlalu horizontal, lama-lama bikin leher pegel juga sih.

        Sedangkan menggambar tidak langsung di layar sebaliknya. Feel menggambar kurang luwes, sehingga butuh pembiasaan biar bisa bener-bener nyaman. Sedangkan untuk leher jauh lebih sehat karena leher tidak akan terasa pegal meskipun kita menggambar dalam jangka waktu yang lama.

        Delete
    6. Hai Kak, Ada Rekomendasi stylus pen untuk smartphone android gak ?

      ReplyDelete
      Replies
      1. Untuk rekomendasi produk secara spesifik saya tidak punya. Pasalnya saya juga kurang tertarik menggambar di android.

        Namun untuk referensi brand, mungkin kamu bisa cari tahu lebih lanjut tentang produk-produk Adonit, mengingat mereka punya banyak produk dengan varian harga dan fitur yang beragam.

        Delete
    7. Makasih kak motivasi nya, saya masih gambar drakor di hp hahah mau nabung kalo ga galaxy ya ipad

      ReplyDelete
      Replies
      1. mantap betul semangat gambarnya. mau memaksimalkan apa yang dipunya. soalnya banyak juga teman-temanku yang bilang pengen belajar menggambar tapi gak punya alatnya. padahal mulai coret-coret di kertas juga bisa.

        Delete
    8. bang budget 2jtan buat gambar pake display tablet apa ya?

      ReplyDelete
      Replies
      1. Setauku budget segitu belum cukup buat dapetin display tablet yang reliable. Mending nabung lagi aja sampe terkumpul dana sekitar 4-5 jutaan. Di rentang harga segitu mulai ada pilihan display tablet yang layak macam huion kamvas.

        Atau, coba aja cari display tablet second! Tapi harus cermat ya milihnya, biar gak kejadian beli kucing dalam karung 😉

        Delete

    Berlangganan via Email